5 Kesalahan Paling Sering Dilakukan Saat Mengobati Diabetes

Posted on
Loading...

5 Kesalahan Paling Sering Dilakukan Saat Mengobati Diabetes

prediabetes-doktersehat

DokterSehat.Com– Diabetes adalah salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Hanya saja, bukan berarti penderita diabetes pasrah akan mengalami komplikasi. Mereka bisa menjaga kondisinya demi mencegah dampak buruk dari masalah kesehatan ini sehingga tetap bisa panjang umur dan mendapatkan hidup yang berkualitas.

Loading...

Beberapa kesalahan yang biasa dilakukan saat mengobati diabetes

Pakar kesehatan menyebut komplikasi pada penderita diabetes seringkali muncul akibat gaya hidup yang kurang tepat atau kesalahan yang dilakukan penderita diabetes sendiri.

Berikut adalah berbagai kesalahan tersebut.

  1. Lupa minum obat

Tidak semua penderita diabetes diminta untuk minum obat secara teratur. Hanya saja, jika mereka diminta untuk minum obat, mau tidak mau mereka harus mematuhi aturan obat ini dan terus mengonsumsinya.

Obat-obatan ini bisa membantu tubuh penderita diabetes mengendalikan kadar gula darah dan hormon insulin di dalam tubuh. Sebagai informasi, hormon insulin berperan besar dalam memetabolisme kadar gula darah di dalam tubuh. Tak hanya bisa mengubahnya menjadi energi, insulin juga berperan besar dalam menjaga kadar gula darah.

Jika penderita diabetes lupa minum obat, dikhawatirkan akan memicu kekacauan kadar gula darah dan insulin di dalam tubuh. Jika hal ini sering terjadi, dikhawatirkan kadar gula darah tak lagi bisa dikendalikan dan akhirnya menyebabkan datangnya komplikasi.

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk memasang alarm pada ponsel demi mengingatkan waktu minum obatnya secara teratur. Selain itu, mereka juga diminta untuk memberitahukan kepada keluarga atau teman tentang kebutuhan konsumsi obat ini sehingga bisa selalu rutin meminumnya tanpa sempat terlupa.

  1. Sembarangan mengonsumsi dosis obat

Obat diabetes memang bisa membantu mengendalikan kadar gula darah, namun bukan berarti dengan menambah dosisnya kita bisa mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Jika dosis obat ditambah tanpa petunjuk dari dokter, bisa jadi kadar gula darah akan turun drastis dan bisa menyebabkan kondisi hipoglikemia.

Kondisi ini bisa saja menyebabkan tubuh kehilangan kesadaran atau mengalami gangguan fungsi organ tubuh. Bukannya sembuh, kondisi ini bisa jadi akan menyebabkan risiko komplikasi lain yang tidak bisa disepelekan.

  1. Berhenti minum obat sembarangan

Banyak penderita diabetes yang mengeluhkan efek samping obat diabetes seperti diare, mual dan muntah, dan berbagai sensasi tidak nyaman lainnya. Hal ini membuat mereka seperti ingin berhenti minum obat tanpa persetujuan oleh dokter. Padahal, tanpa obat-obatan ini, bisa jadi mereka akan kesulitan untuk mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.

Jika memang kita sudah tidak nyaman dengan efek samping obat yang dikonsumsi, sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu demi mendapatkan solusi seperti mengganti jenis obat tau memakai obat alternatif yang dianggap lebih aman dan nyaman bagi tubuh. Hal ini tentu akan membuat proses pengendalian kadar gula darah tidak akan terganggu.

  1. Malas memeriksa kadar gula darah

Pemeriksaaan kadar gula darah secara rutin adalah hal yang mutlak dilakukan penderita diabetes. Dengan melakukan hal ini, mereka bisa mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik mengingat kadar gula darah di dalam tubuhnya sulit dikendalikan akibat mudahnya terjadi kenaikan atau penurunan dengan drastis.

Saat memeriksakan diri ke dokter, penderita diabetes bisa bertanya tentang frekuensi atau waktu yang tepat untuk memeriksa kadar gula darah setiap hari. Jika terjadi kenaikan atau penurunan yang drastis, konsumsi obat bisa dijadikan solusi meskipun tentu saja harus mendapatkan pengawasan dokter.

  1. Salah minum obat

Sembarangan minum obat karena percaya dengan iklan bisa jadi berimbas fatal bagi penderita diabetes. Bukannya mengatasi masalah kesehatannya, bisa jadi obat-obatan ini malah memperburuk kondisinya. Pastikan untuk mendapatkan obat sesuai dengan saran dokter.

sumber

Loading...