5 Pertanyaan Kesehatan Paling Sering Ditanya dan Jawabannya

Posted on
Loading...

5 Pertanyaan Kesehatan Paling Sering Ditanya dan Jawabannya

Lebih baik bangun tidur dan berolahraga atau tidur?

Loading...

Sudah siap meningkatkan kesehatan Anda? Para ahli berikut ini memberikan pendapat tentang beberapa pertanyaan kesehatan paling umum. Dikutip di Net Doctor, Ahad (20/1), inilah beberapa pertanyaan kesehatan yang paling umum diajukan kepada para ahli beserta jawabannya.

Lebih baik menghitung kalori atau kadar lemak?

Kesadaran meningkat tentang manfaat lemak baik. “Semuanya berpusat pada kalori. Lemak yang baik sangat penting untuk kesehatan, ditambah rasanya yang super lezat dan membantu merasa kenyang,” kata ahli gizi Rob Hobson, kepala nutrisi untuk Healthspan.

Namun, tidak semua kalori diciptakan sama. Tubuh mencerna dan menggunakan kalori dari makanan secara berbeda. Lemak sehat dari makanan seperti alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan menjaga kadar gula darah stabil. Itu sebabnya lebih baik makan 150 kalori kacang daripada 150 kalori cokelat.

Lebih baik pergi ke gym atau berjalan-jalan?

Tidak bisa ke gym? Lebih baik berjalan-jalan daripada tidak melakukan apa-apa sama sekali. Sebuah studi 2016 menemukan jalan cepat 20 menit per hari membakar sekitar 700 kalori seminggu dan menurunkan 30-40 persen risiko penyakit jantung koroner. Selain itu, juga penting untuk mengontrol berat badan.

“Beraktivitas dengan intensitas tinggi seperti di tempat fitnes dan mencapai lebih banyak dalam waktu singkat daripada olahraga ringan, seperti berjalan,” kata pelatih pribadi Matt Roberts. Dia mengatakan ada kemungkinan yang jauh lebih besar seseorang akan kelebihan beban di gym daripada berjalan di jalanan, kecuali mereka berjalan di medan yang berat.

Lebih baik mengurangi garam atau gula?

Menurut Emma Clancy dari Pusat Perawatan Primer St Luke, terlalu banyak garam dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan membuat tekanan pada ginjal. Gula sangat terkait dengan obesitas yang berkaitan langsung dengan diabetes, penyakit jantung, strok, beberapa kanker, dan nyeri sendi. Ditambah lagi, gula ada di mana-mana dan sangat mudah dikonsumsi.

Ahli gizi Rob Hobson setuju. “Gula sangat adiktif,” katanya. Satu sendok teh, kopi, dan bahkan makanan ringan yang tampak sehat mengandung gula. Bahkan jika Anda bertujuan mengurangi setengahnya akan memberikan kebaikan besar bagi diri sendiri.

Lebih baik minum teh atau kopi?

Studi secara konsisten menunjukkan teh mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, radang sendi, dan diabetes. Selain itu, kopi dapat membuat hidup lebih lama, meskipun dalam kedua kasus itu mungkin bisa untuk menahan diri dari konsumsi gula (krim dan sirup).

“Menurut pendapat saya, baik-baik saja,” kata Rob Hobson. Studi menunjukkan kopi bermanfaat bagi hati. Teh juga dikemas dengan antioksidan sehingga dapat meningkatkan kesehatan. Peminum teh banyak yang percaya konsumsi teh tidak memberikan efek samping gelisah seperti kopi.

Lebih baik bangun pagi untuk berolahraga atau tidur?

Bangun lebih awal dua atau tiga kali seminggu untuk pergi ke gym akan baik jika Anda telah istirahat dengan cukup. Tetapi sebaliknya, jika Anda sedang kurang tidur lebih baik memprioritaskan tidur.

“Untuk mendapatkan yang terbaik dari sistem kebugaran Anda, Anda harus cukup istirahat,” kata direktur klinis The Sleep School, Guy Meadows. Jika Anda berolahraga ketika lelah, itu menambahkan lebih banyak stres dan tidak memberikan waktu yang cukup untuk pemulihan.

“Kurang tidur akut membuat Anda berisiko lebih besar terkena penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi,” ujar Guy Meadows. Selain itu, Anda juga akan lebih rentan terhadap batuk, pilek, dan lapar. Kurang tidur meningkatkan hormon nafsu makan ghrelin dan membuat Anda mengidam makanan manis.

sumber

Loading...