Mata Merah, Kapan Harus ke Dokter?

Posted on
Loading...

Mata Merah, Kapan Harus ke Dokter?

Konjungtivitis dan iritasi mata keduanya ditandai dengan mata merah.

Loading...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bangun pagi dengan mata merah dan meradang bisa menimbulkan kecemasan. Ini bisa disebabkan oleh peradangan dan infeksi sementara, tetapi bisa juga merupakan tanda konjungtivitis atau mata merah muda.

Spesialis kornea William B Trattler mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperhatikan gejalanya. Setiap orang yang menemukan warna kemerahan di mata diminta untuk melihat sahabat lain, seperti masalah penglihatan atau rasa sakit.

Jika mata hanya merah dan berair tanpa rasa sakit, kemungkinan itu hanya karena mata kering karena cuaca berangin atau melihat layar perangkat sepanjang hari. Cara mengatasinya, cukup pelembab mata dengan obat tetes mata.

Sementara itu, jika Anda mengalami kesulitan melihat secara signifikan dan ada rasa sakit yang mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter. Menurut Trattler, sejumlah gejala harus ditangani oleh profesional medis.

"Jika itu sesuatu yang serius, ada gejala nyeri atau penglihatan, seperti mata buram, kepekaan terhadap cahaya, dan hal-hal lain," kata tenaga medis yang bertugas di Center for Excellence di Eye Care, Miami, Amerika Serikat.

Dokter akan menentukan apakah pasien menderita konjungtivitis atau yang biasa disebut mata merah mata merah muda. Kondisi mata merah terjadi ketika ada peradangan dan iritasi pada lapisan yang melapisi mata, sehingga pembuluh darah lebih mudah terlihat.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau bahkan alergi. Ciri-ciri mata merah adalah kemerahan, berair, gatal, bengkak, dan ada sensasi pasir. Selama musim tertentu, tubuh pasien dapat melepaskan histamin sebagai reaksi alergi.

Jika pemicu mata merah alergi, meminum obat antialergi yang dijual bebas di apotek dapat membantu. Trattler juga merekomendasikan menepuk mata Anda dengan kompres dingin untuk mengurangi sensasi gatal dan bengkak.

Situasi yang lebih mengkhawatirkan adalah jika konjungtivitis disebabkan oleh virus atau bakteri. "Orang sehat biasanya tidak terserang mata merah yang disebabkan oleh bakteri," kata Trattler, dikutip dari laman tersebut Hari ini.

sumber

Loading...