Salat Id di Sleman Terapkan Protokol Covid-19: Saf Berjarak 20 Cm, Tanpa Salaman

Posted on
Loading...

Salat Id di Sleman Terapkan Protokol Covid-19: Saf Berjarak 20 Cm, Tanpa Salaman

SLEMAN, iNews.id – Penduduk Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus menggelar shalat Idul Fitri, Minggu (24/5/2020) meski pemerintah setempat telah melarangnya. Id Salat diadakan di Masjid Al Huda.

Loading...

Antusiasme masyarakat Minomartani untuk menghadiri sholat Id dapat dilihat dari lonjakan jamaah yang datang ke masjid. Lusinan Muslim mengalir keluar dari area masjid. Doa dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan imam dan pengkhotbah, pemimpin takmir masjid, Akhmad Rifai.

Di tengah situasi pandemi, Id Shalat juga dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Peziarah memakai topeng dan ketika di masjid mereka harus memakai pembersih tangan. Bagi wanita jamaah harus mengenakan sarung tangan, jarak antara peziarah dalam satu saf 20 cm ke kiri dan kanan belakang dan depan.

Warga dari luar yang bukan dari jemaah Masjid Al Huda (RT 29 dan 30 / RW 30) Minomartani tidak diizinkan menghadiri shalat. Untuk mengantisipasi masuknya orang luar ada petugas yang berjaga dan ada papan pengumuman yang dipasang di depan halaman masjid.

"Mari kita perbaiki amal ibadah kita dan terima kasih telah menjalankan program pemerintah dalam berurusan dengan Covid-19," kata pendeta itu dalam khotbahnya.

Setelah khotbah, jemaah dengan tertib meninggalkan masjid tanpa bersalaman dan kembali ke rumah masing-masing.

Editor: Reza Yunanto

sumber

Loading...