Sudah HPL tapi Belum Lahir, Harus Bagaimana? • Hello Sehat

Posted on
Loading...

Sudah HPL tapi Belum Lahir, Harus Bagaimana? • Hello Sehat

Ada kekhawatiran mengapa hari perkiraan lahir atau HPL sudah tiba, tapi bayi belum juga lahir. Pertanyaan ini kerap diutarakan para ibu. 

Loading...

Umumnya, HPL jatuh pada minggu ke-38 hingga minggu ke-42 masa kehamilan. Ketika bayi tidak kunjung lahir pada minggu ke-42 disebut sebagai kehamilan lewat waktu.

Lantas, apa yang perlu dilakukan ketika ibu mengalami saat sudah HPL tapi bayi belum lahir? Simak penjelasannya di bawah ini.

Risiko ketika HPL sudah tiba tapi bayi belum kunjung lahir

Tidak ada satupun yang mengira bahwa si kecil membutuhkan waktu panjang untuk menetap lebih lama di dalam rahim. Ibu mungkin saja khawatir ketika sudah HPL tapi ternyata bayi belum lahir.

Sebetulnya ada beberapa hal umum yang menyebabkan bayi lahir lebih lama dibandingkan HPL.

  • Ini pertama kalinya Anda hamil
  • Anda pernah melahirkan lewat dari HPL
  • Anda lahir terlambat (usia saat hamil sudah cukup tua)
  • Ada di antara keluarga yang pernah melahirkan lewat HPL

Jika Anda bertanya, apakah melahirkan lewat dari HPL bisa menimbulkan risiko? Melansir dari laman Web MD, melahirkan 2 minggu lebih telat dari HPL bisa meningkatkan risiko kematian dua kali lipat dibandingkan masa kehamilan cukup usia. 

Diibaratkan, 4-7 bayi meninggal ketika lahir lewat dari HPL, sementara bayi cukup usia terdapat 2-3 kematian, per 1.000 kelahiran.

Sudah HPL, tapi bayi belum lahir. Mungkin ada saatnya ia lahir lewat batas waktu. Sayangnya, ada beberapa kemungkinan masalah kesehatan bayi yang lahir lewat dari masa HPL.

  • kesulitan bernapas
  • perkembangan melambat atau terhenti karena kegagalan plasenta
  • penurunan tingkat cairan ketuban
  • janin dalam bahaya, karena perlambatan detak jantung dan masalah kesehatan lainnya
  • menghirup feses pertamanya dalam rahim (mekonium)
  • membutuhkan operasi caesar karena bayi terlalu besar
  • kematian bayi pada saat lahir

Sementara itu, kelahiran lewat HPL menimbulkan beberapa risiko pada ibu, seperti infeksi, perdarahan setelah melahirkan, serta mengalami robekan vagina yang parah saat melahirkan.

Meskipun ada ragam risiko, tenang saja ibu. Masih ada cara antisipasi yang bisa dilakukan ketika sudah lewat HPL tapi bayi belum lahir. 

Ini yang perlu ibu lakukan, ketika bayi belum lahir padahal sudah lewat HPL

Apabila sudah HPL tapi bayi belum lahir, segera konsultasikan ke dokter. Semua tindakan tergantung dari tanggal jatuh tempo kelahiran. Biasanya, dokter Anda akan melakukan induksi persalinan jika bayi terlambat selama satu minggu.

Mungkin pula dokter memutuskan untuk menunggu sedikit lebih lama, apakah bayi akan siap untuk keluar pada waktunya. Dokter juga akan meminta Anda untuk kembali memeriksakan diri, paling tidak dua kali setiap minggu untuk memastikan bayi tetap sehat.

Ada beberapa tes yang dilakukan untuk bayi yang belum lahir walaupun sudah lewat HPL.

  • tes melalui monitor untuk mengetahui detak jantung bayi
  • cek ultrasound untuk mengetahui pertumbuhan dan pergerakan bayi
  • pengukuran cairan ketuban
  • melakukan tes pada serviks Anda, apakah sudah ada pembukaan untuk persalinan

Induksi untuk memicu kelahiran bayi

Satu cara penanganan bayi belum lahir tapi sudah lewat HPL, adalah dengan induksi. Hal ini dilakukan dalam beberapa kasus untuk menstimulasi kontraksi selama kehamilan, sebelum Anda melahirkan secara normal.

Percayakan segala hal yang terbaik pada dokter, terutama bila ia memberikan induksi persalinan. Dokter akan membantu meresepkan obat untuk mematangkan serviks.

Dokter mungkin saja akan melebarkan serviks dan memasukkan tabung kecil (kateter) ke dalamnya yang terpasang balon tiup pada ujungnya. Ia akan mengisi balon dengan salin dan menempelkannya pada leher rahim, untuk mematangkan serviks sebagai persiapan kelahiran.

Bilamana kantung ketuban masih utuh, dokter dapat memutuskan untuk pemecahan ketuban dengan membuat lubang, menggunakan kait plastik yang tipis.

Jika perlu, Anda mungkin diberikan obat stimulasi kontraksi. Pilihan umum obatnya, yakni pitocin. Pitocin merupakan oksitosin sintetis yang membuat rahim berkontraksi.

Nah, kini tak perlu begitu cemas ketika sudah lewat HPL tapi belum lahir. Karena dokter siap melakukan tindakan sebagai jalan terbaik untuk ibu dan buah hati.

Tarik napas panjang dan hembuskan, ibu perlu rileks sedikit

Kecemasan seorang ibu saat bayi belum kunjung lahir tapi sudah lewat HPL. Tentu wajar adanya, karena ada banyak ibu yang juga merasakan hal tersebut. Selama dokter mengatakan bayi dan ibu sehat, tak ada salahnya menunggu lebih lama.

Nikmati waktu kehamilan ini sedikit lebih lama. Percaya saja, akan tiba saatnya Anda melihat wajahnya si kecil yang menetap lama di dalam kandungan. Tetaplah bahagia dan lakukan aktivitas kesukaan ibu selama kehamilan. 

Baca Juga:

sumber

Loading...