Susu Sapi Bisa Picu Kanker Prostat?

Posted on
Loading...

Susu Sapi Bisa Picu Kanker Prostat?

susu-kanker-doktersehat
Photo Source: Flickr/quinnanya

Meski sudah dikenal luas sebagai minuman yang tinggi nutrisi dan baik bagi kesehatan, dalam realitanya masih banyak orang yang menganggap minuman ini memiliki efek samping. Bahkan, ada yang menyebut konsumsi susu sapi bisa menyebabkan datangnya kanker. Apakah anggapan ini memang benar?

Loading...

Kaitan antara Susu Sapi dengan Risiko Kanker Prostat

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Institut Karolinska, Swedia, pada 2003 silam menghasilkan data yang cukup mengejutkan, yakni konsumsi susu sapi terkait dengan risiko kanker prostat. Bahkan, tak hanya konsumsi susu dalam bentuk minuman, produk olahan susu lainnya seperti keju, krim, dan mentega dalam jumlah yang banyak akan semakin meningkatkan risiko kanker prostat serta kanker payudara.

Hanya saja, penelitian lain yang dilakukan Gosia Desmond dari The College of Naturopathic Medicine in the UK and in Ireland pada 2011 menghasilkan fakta bahwa meningkatnya risiko kanker prostat sertai kanker payudara lebih terkait dengan konsumsi lemak jenuh dalam jumlah yang tinggi di usia remaja, bukannya oleh konsumsi susu sapi.

Melihat fakta ini, bisa dipastikan bahwa penelitian terakhir telah membantah hasil penelitian sebelumnya yang mengaitkan konsumsi susu sapi dengan risiko kanker prostat.

Lantas, Apakah Konsumsi Susu Sapi Bisa Membahayakan Kesehatan?

Tidak semua sapi mengonsumsi rumput yang tumbuh liar secara alami tanpa paparan pestisida. Masalahnya adalah jika sapi yang memproduksi susu ini diberi pakan berupa rumput yang telah terpapar pestisida, bisa jadi kandungan pestisida ini juga mempengaruhi susu yang berasal dari tubuhnya.

Selain itu, terdapat beberapa jenis hormon yang bisa ditemukan di dalam lemak susu sapi. Hormon tersebut adalah insulin-like growth factor 1 atau IGF 1 yang sebenarnya ditujukan untuk membantu anak sapi tumbuh dengan baik. Pakar kesehatan masih memperdebatkan kemungkinan apakah keberadaan hormon ini bisa mempengaruhi risiko kanker pada manusia atau tidak.

Melihat fakta ini, ada sebagian pakar yang menyarankan kita untuk mengonsumsi susu rendah lemak atau susu organik saja demi menurunkan paparan hormon tersebut. Selain itu, konsumsi susu juga sebaiknya tidak dilakukan dengan berlebihan.

Beberapa Hal yang Bisa Memicu Peningkatan Risiko Kanker Prostat

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa faktor yang bisa memicu datangnya kanker prostat.

Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Faktor Usia

Pakar kesehatan menyebut pria dengan usia lebih dari 40 tahun cenderung lebih rentan terkena kanker prostat. Apalagi jika mereka berasal dari keluarga yang memiliki riwayat terkena kanker sebelumnya dan menerapkan gaya hidup yang tidak sehat seperti masih hobi menghisap rokok atau sering mengonsumsi makanan yang kurang sehat.

  1. Faktor Ras

Sebenarnya, jika dibandingkan dengan orang-orang dari Afrika dan orang-orang kulit putih, ras Asia memiliki risiko lebih rendah untuk terkena kanker prostat. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut faktor ini bisa saja menjadi tidak berarti jika kita menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Karena alasan inilah kita memang harus benar-benar menjaga gaya hidup demi mencegahnya.Susu Sapi Bisa Picu Kanker Prostat

  1. Pola Makan yang Buruk

Hobi mengonsumsi daging merah atau makanan dengan kadar lemak yang tinggi bisa meningkatkan risiko kanker prostat. Apalagi jika hal ini ditambah dengan kebiasaan mengonsumsi daging olahan dan makanan cepat saji dan malas mengonsumsi sayur dan buah-buahan.

Hal ini akan membuat asupan antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh menjadi kurang dan akhirnya membuat perkembangan sel-sel kanker lebih mudah terjadi.

  1. Paparan Bahan Kimia

Paparan bahan kimia akibat bekerja atau sering beraktivitas di tempat yang berisiko bisa saja memicu datangnya kanker prostat.

Sumber:

  1. 2017. Cows’ milk and cancer risk. canceractive.com/article/cowsacute-milk-and-cancer-risk. (Diakses pada 1 Oktober 2019).

sumber

Loading...